Minggu, 04 Agustus 2013

POHON SERUT (STREBLUS ASPER)





POHON SERUT (Streblus asper) sekarang lebih dikenal sebagai salah satu favorit pohon bonsai, bentuk batang dan daun yang eksotik menyebabkan bonsai Pohon Serut banyak diburu orang. Selain itu konon kabarnya pohon Serut ini mempunyai aura dingin yang bermanfaat untuk menangkal santet atau teluh yang mempunyai aura panas. Mengenai hal gaib ini memang secara ilmiah belum ada yang meneliti kebenarannya, tetapi secara supranatural ada orang yang menyakini kebenarannya. Memang kalau dilihat dari beberapa cerita di masyarakat pedesaan pohon Serut, Beringin, Preh, Randu Alas dan pohon-pohon tua lainnya selalu mempunyai cerita-cerita menarik yang berhubungan dengan alam gaib. Seperti di daerah Sleman Barat tepatnya di daerah Minggir terdapat kampong Serut, di depan sebuah bangunan tua peninggalan Belanda tumbuh subur Pohon Serut tua. Konon kabarnya pada malam-malam tertentu sering terjadi penampakan-penampakan gaib.

Pohon Serut tumbuh menyemak sampai pohon menengah setinggi 4-10 meter, bentuk daun persegi panjang-bulat telur sampai belah ketupat dengan panjang 4-12 cm, permukaan daunnya kasar, tepi daun bergerigi, ujung runcing, pangkal daun meruncing, tulang daun menyirip. Bunga laki-laki pendek dan kuning kehijauan. Bunga femal adalah peduncled, biasanya berpasangan, hijau dan hampir penutup buah. Buah berbentuk bulat, dengan panjang 8-10 milimeter, kuning pucat, pericarpnya lembut dan berdaging, sedangkan bijinya bulat telur dengan diameter 5-6 milimeter.

Penyebaran pohon Serut ini dari sekitar India, Sri Lanka dan Asia Selatan sampai ke Asia Tenggara (termasuk Filipina). Di Indonesia saat ini Pohon Serut banyak dijumpai selain di Taman Nasional Alas Purwo sebagai salah satu habitat alaminya, juga dapat ditemukan di nursery – nursery sebagai tanaman bonsai yang di jual dengan harga dari Rp. 50.000,- s.d. Rp.150.000,-

Pohon Serut sangat apik jika dibonsai karena mempunyai perakaran tunjang yang kuat, berwarna coklat keputihan dengan batang berkayu, silindris, banyak cabang tinggi atau rendah, batang retak/bercelah, kulit batang hampir mengelupas, abu-abu. Dengan system percabangan yang banyak menjadikan Pohon Serut banyak diminati karena memudahkan untuk membentuk bonsai sesuai dengan selera masing-masing.

Manfaat:

Daun Serut kasar sehingga sering digunakan untuk membersihkan peralatan masak dan sebagai pengganti amplas. Kulit pohon serut yang telah direbus digunakan untuk desinfektan luka, dan juga digunakan secara internal untuk penyakit kulit yang disebut "culebra”, selain itu kulit pohon yang digunakan untuk penawar racun dengan cara dikunyah. Di India rebusan kulit Serut digunakan untuk demam, disentri dan diare. lateks dari serut digunakan untuk mengobati tumit yang sakit dan tangan pecah-pecah dengan dioleskan pada kelenjar pembengkakan. Selain itu Akar serut digunakan untuk menyembuhkan epilepsi dan pembengkakan inflamasi dan diterapkan untuk bisul serta sebagai astringen dan antiseptik.

Klasifikasi Ilmiah: Kingdom Plantae, Divisi Magnoliophyta, Kelas Magnoliopsida, Ordo Urticales, Family Moraceae, Genus Streblus, Species Streblus asper Lour
Sinonim : Calius lactescens Blanco; Streblus lactescens Blanco


Referensi: Taman Asri, TN Alas Purwo

Sumber:http://flora-faunaindonesia.blogspot.com/2012/05/pohon-serut.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih Jika Anda memberikan saran dan pendapat